Huahahahahaha...... (Kayak orang gila) Akhirnya bisa bikin 1st cerpen buat blogku juga... *happy*
Jangan sedih, marah, jengkel, dan frustasi ya kalo ni cerita kaga ada bagus-bagusnya. Cerita ini hanya bersifat fiktik belaka, kalo mungkin kebetulan ada yang sama harap dimaklumi, yang perlu diperhatikan "This Story is Original!". Okeh?! Kita mulai aja ceritanya...
Once upon a time in middle java, terberadakanlah seorang manusia laki-laki yang tidak tampan, tidak cerdas, tidak pintar, dan tidak biasanya orang model gini bisa idup di dunia (hehehehe...). Lelaki tersebut bernama Mbah Jarwo, umur 98 tahun, status single!!! Jeng jeng jeng jeng!!! *lagu horror* Mbah Jarwo hidup di suatu desa yang bernama desa Makmur Aman Merakyat Bersih dan Umum, disingkat M.A.M.B.U. Jeng jeng jeng jeng!!! *lagu horror lagi*
Ia hidup dengan kedua orang tuanya, ayahnya yang bernama Sujarwo, 147 tahun dan ibunya Jarwowati, 139 tahun, mereka bertiga hidup di gubuk sederhana bertingkat 4 lengkap dengan parabola satelit dan cerobong asap di atapnya. Walau mereka hidup miskin dan sederhana, tetapi mereka tidak sombong, baik hati, ramah tamah, dan suka menabung di bank. Pak Sujarwo adalah seorang manager di perusahaan air seni, bu Jarwowati adalah seorang dosen di Oxford dan seorang ibu rumah tangga jg di rumah, dan anaknya Mbah Jarwo adalah mahasiswa tahun terakhir di Harvard. Mereka memiliki peternakan kuda, sapi, domba, dan ayam di belakang rumahnya. Walau mereka hidup miskin dan sederhana, tetapi mereka tidak sombong, baik hati, ramah tamah, dan suka menabung di bank.
Dan pada suatu hari saat anak mereka akan berangkat kuliah, ia tidak lupa berpamitan dengan orang tuanya, dan berkata sama orang tuanya begini, "Bu, pak, kalo nanti saya pulang dari Amerika saya bawa istri dan anak bapak dan ibu jangan kaget lho ya..." Pak Sujarwo bilang, "Nda papa koq le.. Lagian kamu dah amat pantes banged buat menikah, coz umurmu itu yg udah terlampau di atas umur." Ibunya berkata, "Iya le.. Kamu itu yang namanya pacaran aja nda pernah koq, kenal sama wong wadon juga blom pernah, maka dari itu sana kamu berkenalanlah sama wanita di sana dan ajaklah menikah. Okeh??!" Mendengar ortunya berkata demikian Mbah Jarwo akhirnya merasa bahagia karena akhirnya diperbolehkan untuk menikah juga. Tetapi yg jadi masalah, gadis mana yang mau sama cowo berumur 98 tahun in?!? That's the problem guys!! (Halah, sox pake bahasa jawa!)
Sesampainya di Amerika, dia langsung ke apartemen bertingkat 200 yang berada di Downtown, tidak jauh dari kampusnya. Setelah dari apartemennya, dia berniat untuk mejeng-mejeng di district cari kenalan cewe buat diajak kawin. Tak lama kemudian dia bertemu dengan cewe sexy berambut pirang kira-kira berumur 25 tahunan dan ia langsung berkenalan dengannya. Beginilah percakapan sang Mbah dan sang korbannya:
Mbah Jarwo : "Hi, what's news??" (Hai, apa kabar??)
Korban : "The news is there, right there at magazine seller, you could buy there." (Kabarnya di sana, tepat di sana di penjual majalah, kamu dapat beli di sana.)
Mbah Jarwo : "Buy your news there?? Not maybe very!! Cook your news can at there sie??" (Beli kabarmu di sana?? Tidak mungkin banged!! Masak kabarmu bisa di sana sie??)
Korban : "Yeah,, the book How to Cook is sold at there too... " (Ya,, buku Cara Memasak juga dijual di sana...)
Mbah Jarwo : "No no no... I'm not want to cook cooking!!" (Bukan bukan bukan... Saya tidak ingin untuk masak memasak!!)
Korban : "So, what do you want?" (Jadi, apa maumu?)
Mbah Jarwo : " May you be my girlfriend??" (Maukah kamu jadi pacarku)
Korban : "FUCK YOU!!!" (T***T KAMU!!!)
Mbah Jarwo : "Owh, you want to see my fuck??" (Owh, kamu ingin melihat t***t saya??) *sambil mbuka resleting celananya*
Korban : *menampar t***tnya pake hak sepatunya* POOOKKKKK!!!!!
Mbah Jarwo : "Haduuuuhhh,, apa-apaan sih dia??" *cry, hurt, shy, dsb*
Terang aja mbah... Masa' cowo udah bau tanah kuburan mo pacaran ama cewe bule sexy gitu sie?? Hakhakhakhak.... Dan itulah perjuangan seorang lelaki yang sedang mencari belahan jiwanya untuk diajak merit, tetapi sad ending deh... *cry*
Tetapi takapa Mbah!! Perjuangan masih terus berlanjut!! Ikuti trus cerita Mbah Jarwo di cerita selanjutnya!! (Kalo si penulis lg pengen bikin lg sie...) Hehehehe....
P.S. : Eh, buat pemberitahuan aja, gue lg rencana mo bikin novel drama, thriller, action nih. Doaen gue biar bisa selesein tu novel dan ceritanya juga bagus ya... Hehehehe...
Tuesday, 22 July 2008
Mbah Jarwo : Plan To Married Part I
Posted by Don DeLonge at 09:08
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment